Sabtu, 28 Januari 2012

Hati Yang Tercabik




mencintai bayangan
tak  tersentuh tak terpegang
tenggelam bersama redup petang
di ufuk malam yang bimbang
adakah sang bulan kan terbit awal
duhai sang aku yang malang

biarkan zaman bergulung bersama badai
dan angin menyapu jejak darah yang membekas
pada dinding kalbu yang merintih menjelang ajal

hidupku
biarkan berlalu

9 Muharam 1432H’ seharusnya berkah bagi kami

Tidak ada komentar:

Posting Komentar